Rabu, 15 Agustus 2012

Pengertian Sistem


Nama               : Muhammad Rijalus Sholihin
NIM                : 10.7920
Program Studi : Akuntansi
Mata Kuliah    : Sistem Informasi Akuntansi
Tugas               : Resume Pertemuan II

PENGERTIAN SISTEM
     Sistem adalah sesuatu yang memiliki bagian-bagian yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu melalui tiga tahap yaitu input, proses, dan output. Sedangkan subsistem adalah bagian-bagian yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu (sistem). Sesuatu dapat disebut sistem apabila memenuhi dua syarat yaitu yang pertama memiliki bagian-bagian yang saling berinteraksi dengan maksuk untuk mencapai tujuan tertentu, bagian-bagian itu disebut subsistem atau prosedur. Syarat yang kedua adalah bahwa suatu sistem memiliki tiga unsur yaitu input, proses, dan output.
     Sistem informasi akuntansi adalah susunan berbagai dokumen, alat komunikasi, tenaga pelaksana, dan berbagai laporan yang didesain untuk mentransformasikan data keuangan menjadi informasi keuangan.
     Seorang akuntan pada umumnya adalah system man, atau seorang ahli penyusun sistem. Ada tiga jenis penugasan sistem informasi akuntansi, yaitu:
1.    Mendesain sistem informasi akuntansi yang baru
2.    Memeperluas sistem informasi akuntansi yang ada untuk memenuhi perluasan usaha
3.    Penyesuaian beberapa tahap atau bagian dari sistem dan prosedur yang ada.
Tugas penyusunan sistem informasi akuntansi dapat dilakukan oleh akuntan intern ataupun akuntan ekstern, kalau terlampau sering penugasan sistem dapat dilakukan oleh asisten akunatan dibawah pengawasan controller, oleh satuan pengawasan intrn (internal audit), atau oleh system man.
Untuk menyusun sistem informasi akuntansi, diperlukan bekal pengetahuan tentang:
a.    Administrasi perkantoran
b.    Sistem pengolahan data elektronik
c.    Organisasi fungsi akuntansi
d.   Prinsip dan praktek auditing.
     Pengecekan berganda transaksi akuntansi yaitu, dengan menempatkan satu orang yang menangani fisik aktifa dan satu orang lainnya atau lebih untuk menangani formulir dan pencatatannya.
Prinsip-prinsip umum dalam pelaksanaan penugasan sistem antara lain:
1.    Analisis transaksi bisnis
2.    Pencatatan transaksi kedalam formulir dan catatan yang tepat
3.    Perancangan sistem intern check
4.    Pencatatan transaksi dari formulir dikumen kedalam buku jurnal dan buku besar
5.    Perancangan laporan
6.    Pelaksanaan pemeriksaan intern dan ekstern yang berkesinambungan
7.    Penyajian laporan untuk instansi pemerintah
Organisasi adalah sekelompokm orang atau unit yang melakukan kegiatan, termasuk pengambilan keputusan secara terkoordinasi guna mencapai suatu tujuan tertentu. Pemakaian informasi akuntansi dapat dibagi kedalam dua kelompok yaitu:
a.    Kelompok internal, yaitu kelompok didalam perusahaan seperti pihak manajemen, pekerja, dan karyawan perusahaan.
b.    Kelompok eksternal, yaitu kelompok diluar perusahaan seperti pemegang saham, kreditor, dan masyarakat umum.
     Apabila dikaitkan dengan pengertian sistem, sistem informasi akuntansi memiliki dua bagian, yaitu:
a.    Daur operasional, yaitu daur mulai dari terjadinya transaksi atau kejadian-kejadian ekonomis sampai terekamnya transaksi tersebut kedalam bentuk dokumen-dokumen. Daur operasional memiliki subsistem yaitu revenue cycle, expenditure cycle, production cycle, dan finance cycle.
b.    Daur penyusunan laporan, yaitu daur yang mengubah dokumen-dokumen hasil rekaman transaksi yang berasal dari daur ooperasional menjadi laporan, baik laporan keuangan eksternal, maupun laporan manajemen yang ditukan untuk pihak internal perusahaan.
     Sistem informasi manajemen adalah sistem informasi yang bersifat menyeluruh, yang bertujuan untuk menyajikan berbagai informasi yang lebih jelas dibanding informasi akuntansi yang bersifat historis. Sesuai penjelasan diatas maka sistem informasi akuntansi merupakan subsistem dari sistem informasi manajemen.
     Tujuan utama sistem informasi akuntansi adalah menyediakan untuk mendukung manajemen dalam mengambil keputusan. Konsep yang dipegang dalam sistem informasi manajemen adalah bahwa sistem informasi manajemen adalah bahwa sistem informasi merupakan unsur yang meningkatkan nilai perusahaan. Informasi merupakan unsur daya saing yang tercermin dalam sistem pendukung keputusan (decision support system) yang terbangun didalamnya.
     Dalam melakukan proses data atau yang sering disebut manipulatif perlu melaui beberapa tahap yaitu:
a.    Pengklasifikasian data, yaitu pengelompokan transaksi dan data yang memiliki karakteristik sama.
b.    Pemilahan data, yaitu proses pemilihan data sesuai urutan untuk mempermudah pengolahan.
c.    Penghitungan, yaitu kegiatan mencakup operasi matematis yang dilakukan terhadap data yang sudah diklasifikasikan dan dipilah.
d.   Pengikhtisaran, yaitu proses penyajian hasil olahan data kedalam bentuk laporan-laporan yang bermakna, ringkas, dan efektif.
Dalam aktifitas output tercakup beberapa operasi sebagai berikut:
a.    Komunikasi, yaitu penyampaian informasi dari pihak satu kepihak lain dan bisa bersifat timbal-balik.
b.    Penyimpangan, yaitu operasi penempatan data kedalam file-file untuk referensi apabila suatu saat diperlukan.
c.    Penarikan informasi, yaitu kegiatan pengambilan data yang disimpan pada saat diperlukan.
d.   Reproduksi, yaitu kegiatan menggandakan atau menyalin data untuk keperluan lain.
     Untuk menopang terbentuknya kualitas informasi yang baik, ada beberapa atribut yang perlu diperhitungkan, yaitu;
a.    Kecermatan (accuracy), yaitu perbandingan terhadap informasi yang benar terhadap total informasi yang dihasilkan pada satu periode.
b.    Penyajian tepat waktu (timeliness), yaitumenyajikan informasi pada saat transaksi terjadi atau pada saat informasi tersebut dibutuhkan, yang mampu menutup peluang bagi pesaing untuk mengambil keputusan yang baik dan lebih cepat.
c.    Kelengkapan (completeness), yaitu adanya relevansi antara informasi dan penggunanya.
d.   Ringkas (conciseness), yaitu informasi yang disajikan telah diikhtisarkan sesuai kebutuhan pengguna dan bidang-bidang yang menjadi fokus utama.
     Dalam sistem informasi manual tradisional, ternyata banyak ditemui kualitas informasi yang tidak seimbang dengan kebutuhan manajemen karena memiliki kelemahan, kelemahan tersebut adalah kesulitan untuk menangani beban kerja yang semakin besar, ketidakmampuan untuk memasok informasi yang akurat, ketidakmampuan untuk memasok informasi yang tepat waktunya, dan kenaikan biaya. Namun demikian nilai nyata biaya tidak berlaku konstan, misalnya seperti setiap terjadi kenaikan tingkat biaya klerikal atau ada penemuan perangkat lunak baru yang lebih efisien.
     Evolusi sistem pengolahan data pada umumnya dapat dikatakan telah melalui tiga tahap evolusi, yaitu:
a.    Manual
b.    Manual dengan bantuan mesin
c.    Pengolahan data elektronis
     Sistem manual perlu diganti dengan sistem pengolahan data elektronis jika dipengaruhi oleh berbagai hal diantaranya: tidak mampu menangani beban kerja yang terlalu besar, tidak mampu memasok informasi yang akurat, tidak mampu memasok informasi yang tepat waktu, dan biayanya terlalu timggi dan tidak sebanding dengan manfaat yang diperoleh.

Sistem Informasi Akuntansi

SISTEM KOMUNIKASI

Komunikasi data adalah gerakan data dan informasi berkode dari satu titik ke titik lain dengan menggunakan peralatan magnetik atau elektromagnetik, kabel-kabel fiber optik,ataupun gelombang mikro. Circuit adalah fasilitas trasmisi yang menyediakan satu sauran atu lebih.

Sebagai komunikasi dasar, data dan informasi dalam sistem komunikasi data mengalir melalui saluran, saluran yang lazim digunakan dalam dalam sistem komunikasi data adalah adalah circuit. Agar dapat digunakan sebagai fasilitas komuniksi data, pada msing-masing ujung saluran harus ditempatkan peralatan khusus yaitu modem. (modulator demodulator). Modem berfungsi untuk mengubah syarat-syarat elektronik komputer (digital) dan terminal ke isyarat-isyarat elektronik circuit telepon (analog). Isyarat digital adalah bentuk gelombang khusus yang dapat mentransmisi coded data kedalam dua kondisi, yaitu sebagai bit 1 dan atau bit 0 seperti dibahas pada bab sebelumnya.
Suatu perusahaan yang berskala kecil pada umumnya sistem-sistem pengolah data yang terpusat (centralized). Untuk meningkatkan efisien pengolahan data pada wilayah berjarak para pakar sistem informasi mulai menggunakan sistem pengolah data terdistribusi (distributied data processing) atau disingkat DDP.
 

KOMPONEN DAN FUNGSI SISTEM KOMUNIKASI
Sistem komunikasi pada dasarnya adalah himpunan perangkat keras dan perangkat lunak yang dirancang untuk mengkomunikasikan informasi dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Komponen yang dianggap penting dalam suatu komunikasi adalah
1. Komputer
2. Terminal
3. Saluran komunikasi
4. Communication processor
5. Communication software (perangkat lunak komunikasi)
Multiplexor atau multiplexer adalah komponen yang berfungsi sebagai penggabung-pengabung isyarat-isyarat dari PC, terminal dan perangkat, perangkat lain, serta mentransmisikannya melalui saluran komunikasi berkepatan tinggi. Fungsi sistem komunikasi adalah:
1. Fungsi transmisi
2. Fungsi interface
3. Fungsi pengolahan
4. Fungsi editorial
5. Fungsi konversi
6. Fungsi kontrol
 

JENIS JENIS SALURAN KOMUNIKASI
1. Saluran (chanel) komunikasi adalah alat yang digunakan untuk penyaluran data dari satu perangkat jaringan ke perangkat jaringan lainnya.
2. Kabel berpilin adalah kumpulan pasangan benang tembaga yang dipilin dan merupakan media tranmisi yang paling kuno.
3. Kabel coaxial adalah media transmisi yang terdiri dari kabel tembaga yang berisolasi.
4. Kabel serat optik (fiber optic cable) adalah kabel yang terdiri dari ribuan helai serat kaca bening yang ketebalannya kira-kira sama dengan rambut manusia.
Transmisi tanpa kabel adalah transmisi yang tidak dilakukan melalui media kabel atau serat optik, melainkan disalurkan melaui udara. Komponen dalam sistem teknologi komunikasi memiliki keunikan dan sangat berperan dalam perkembanga teknologi, yaitu:
1. Sistem gelombang mikro
2. Satelit
3. Satelit berorbit rendah
4. Paging system
5. Telepon seluler
6. Mobile data network
7. Personal communication services (PCS)
8. Personal digital assistants.
Selain mempunyai kelebihan tentunya transmisi tanpa kabel memiliki kelemahan-kelemahan yaitu: mudah salah karena rentan terhadap pengaruh-pengaruh lingkungan, mudah diterobos, dan frekuensi radio dan protocol masing-masing jaringan tidak sama sehinga modem masing-masing jaringan tidak dapat saling berhubungan.
 

KARAKTERISTIK SALURAN KOMUNIKASI
Karakteristik yang dimaksud adalah:
1. Kecepatan Transmisi yaitu meliputi baut rate, hertz, dan bandwinth
2. Metode transmisi yang mmiliki dua metode yaitu transmisi asikron dan transmisi sikron.
3. Arah transmisi yang memiliki tiga jenis yaitu symplex, half duplex, dan full duplex.
Jaringan komunikasi memerlukan beberapa piranti yang befrungsi mendukung proses keancaran transmisi data, piranti processor tersebut adalah:
1. Front end processor yaitu suatu komputer kecil yang khusu digunakan untukmengola komunikasi dan hubungan dengan komputer utama (host) dalam suatu sistem komputer.
2. Concrentrator adaah suatu komputer yang berprogram yang bertugas mengumpulkan dan dan menyimpan sementara pesan-pesan dari terminal sebelum jumlah atau volume pesan itu cukup ekonomis untuk di transmisi.
3. Controller adalah merupakan minikomputer khusus, yang bertugas mengawsi lalu lintas komunikasi antaraCPU dan perangkat pendukung.
4. Multiplixer, yaitu suatu perangkat yang memperlancar komunikasi data pada suatu saluran yang berasal dari berbagai sumber secara sekaligus.
 

JENIS-JENIS JARINGAN KOMUNIKASI
Jaringan komunikasi dapat dikelompokkan menurut:
1. Topologi atau bentuk jaringan bersangkutan
2. Lingkup geografis jaringan
3. Jenis layanan yang diberikan oleh jaringan
 

LOCAL AREA NETWORK (LAN)
Local Area Network (LAN) adalah jaringan komunikasi lokal salran khusus (dedicated) dengan jarak terbatas. Metode kontrol pada LAN meliputi:
1. Contention based approach adalah suatu pendekatan kontrol data dimana setiap worktation dalam jaringna yang akan mengirim pesan harus mencermati isyarat-isyarat sibuk terlebih dahuluagar tidak terjadi bentrokan
2. Token prossing approach adalah pendekatan krontrol data dimana pengiriman pesan dilakukan apabila sebuah workstation telah dikunjungi oleh token yang bergerak dari satu workstation ke workstation lainnya.
 

WIDE AREA NETWORK
Wide area network (WAN) adalah jaringan komunikasi yang melingkupi suatu wilayah geografis yang luas dengan kisaran beberapa mil sampai ribuan mil.
 

VALUE ADDED NETWORK
Value added network (VAN) adalah jaringan khusus untuk transmisi dan memilikibanyakjalur yang dikelola khusus oleh suatu perusahaan untuk disewakan kepada pihk lain secara berlangganan.
 

PERENCANAAN JARINGAN
Perencanaan jaringan meliputi:
a. Perencanaan kapasitas
b. Perencanaan staf
c. Perencanaan kinerja.


SISTEM KOMUNIKASI DAN KEUNGGULAN KOMPETITIF
a. Electronic Mail (E-mail) adalah hubungan pesan antara satu komputer dengan komputer lainnya.
b. Voice Mail adalah suatu sistem untuk mendigitali suatu pesan dalam bentuk suara, mengirimkannya melalui jaringan,menyimpannya didalam disk.
c. Mesin Facsimili adalah mesin yang dapat digunaan untuk mengirim dokumen,yang memuat dokumen, peraga, maupun grafik, melakukan hubungan telepon biasa.


DORONGAN PENERAPAN SISTEM JARINGAN DALAM PERUSAHAAN
a. Perkembangan Teknologi Mikrokomputer
b. Perkembangan Kebutuhan Informasi
c. Globalisasi Ekonomi
d. Persaingan yang semakin ketat
e. Penghematan biaya


INTERPRISE WIDE COMPUTING (EWC)
Interprise wide computing (EWC) adalah suatu sistem informasi yang mengutamakan kemampuan hitung desktop dan membentuk jaringan yang mencakup keseluruhan organisasi perusahaan.


INTERNET
Internet adalah suatu jaringan international dari berbagai jaringan yang menghubungkan puluhan juta penduduk pada lebih dari seratus negara sehingga merupakan lalu lintas yang luar biasa dibumi.
 

FUNGSI DAN KEMAPUAN INTERNET
Fungsi internet antara lain:
a. Kemampuan komunikasi
b. Kemampuan menyediakan informasi
c. Mempermudah promosi
Manfaat internet antara lain:
a. Menghemat biaya komunikasi
b. Meningkatkan kemampuan komunikasi dan koordinasi
c. Mempercepat penyebaran penyebaran pengetahuan
d. Meningkatkan pelayanan kepada pelanggan
e. Memperlancar promosi dan penjualan
Permasalahan dalam internet antara lain:
a. Rawan terhadap pembajakan
b. Tidak adanya standar dalam internet
c. Masalah legalitas
d. Dirambah kepentingan-kepentingan komersial dan ancaman terhadap pengelola internet.
 

SISTEM ENKRIPSI TRANSAKSI INTERNET
Beberapa kunci enkripsi yaitu:
1. kunci enkripsi rahasia
2. kunci enkripsi umum khusus,
3. sistem campuran dan amplop digital.
 

TANDA TANGAN DIGITAL
Tanda tangan digital adalah rangkaian bit pada suatu rangkaian elektronik, dokumen tersebut bisa berbentuk spreadsheet atau file pengolah kata, pesan E-mail, atau transaksi electronic data intrchange (EDI).